Berita Pimpinan OPD Harus Berpola Pikir Digital



Posted on: 20 Aug 2019 Oleh Web Admin

SURAKARTA – Beberapa tahun belakangan ini, dunia sedang menghadapi era disrupsi atau inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Disrupsi akan menggantikan teknologi lama yang serba fisik dengan teknologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan lebih efisien, juga lebih bermanfaat.

Menghadapi kondisi saat ini para pemimpin harus berpikir dan bertindak lebih cepat dari perubahan yang terjadi. Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Leadership Tahun 2019. Bimtek yang diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Boyolali, di Megaland Hotel Solo, pada Selasa-Rabu (20-21/8/2019).

Diungkapkan Kepala Diskominfo Kabupaten Boyolali, Abdul Rahman bahwa seluruh OPD Kabupaten Boyolali diharapkan mampu mengetahui arah kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasisi Elektronik (SPBE) Digitalisasi di Kabupaten Boyolali. Untuk itu, perlu adanya penguatan mindset (pola pikir) SPBE karena perbedaan cara di era lama dengan era digitalisasi.

“Ditekankan tentang mindset [pola piker] Sistem Pemerintahan Berbasis Elektonik, sehingga sekarang cara memimpin cara lama dengan digitalisasi berbeda. Sehinga ketika secara komprehensif paham, dinamika dan progresif kerja akan optimal,” terang Abdul.

Dijelaskan lebih lanjut Kepala Bidang e-Government Diskominfo Kabupaten Boyolali, Suraji yang mengatakan saat ini sedang mempersiapkan pimpinan yang adatif dengan proses digitalisasi di masyarakat. Terlebih saat ini sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE.

“Yang mengamanatkan semua penyelengaraan pemerintahan diarahkan berbasis elektronik. Maka tidak ada pilihan di semua OPD untuk merubah pertama kali mindset kemudian metode dan cara cara yang sesuai dengan perkembangan jaman yaitu jaman digital,”ungkapnya.

Menurutnya, kepemimpinan di era digital lebih mengedepankan pemangku kepentingan terkait untuk peningkatan  layanan publik. Konsep digital leadership lebih ke arah karakter yang menitikberatkan pada orientasi inovasi untuk meningkatkan layanan publik

“Ini kita kembangkan, diarahkan kepada semua penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Semua yang ditransformasikan ke digital diarahkan agar bisa memberikan keuntungan kepada publik atau memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai contoh, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali telah menerapkan era digitalisasi dalam surat menyurat, transaksi komunikasi, sistem informasi antar OPD yang kesemuanya telah menggunakan sistem elektronik. (dst/mjk)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız en iyi leke kremi markası chat odaları