Berita Smart City Terwujud Karena Komitmen Para Kepala Daerah



Posted on: 09 May 2018 Oleh Web Admin

JAKARTA - Program 100 Smart City / Kota Cerdas telah berjalan pada tahun 2017 lalu dilaksanakan oleh 25 Kabupaten/Kota. Untuk tahun 2018 ini program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dilanjutkan melalui Gerakan Menuju 100 Smart City untuk 50 Kabupaten/Kota. Kabupaten Boyolali menjadi satu diantara 50 daerah terpilih yang mengikuti program ini. Keterlibatan Boyolali ditindaklanjuti dengan pendatanganan Memorandum of Understanding [Nota Kesepahaman] di Redtop Hotel dan Convention Center Jakarta pada Selasa (8/5) siang yang dihadiri Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat.

Sebanyak 50 daerah terpilih untuk mengikuti Gerakan Menuju 100 Smart City tahap kedua ini. Program ini mulai bergulir sejak 2017 dan berhasil diikuti 24 daerah. Sementara sisanya akan digenapi pada tahun depan sesuai dengan targetnya yakni 2019.




Dengan penandatanganan ini menandai dimulainya kegiatan yang bertujuan mendorong pemanfaatan teknologi dalam menjawab permasalahan sekaligus mendorong potensi daerah.

Menkominfo, Rudiantara mengatakan keberadaan smart city tak hanya pemenuhan atas kebutuhan teknologi. Smart city dapat meningkatkan daya saing daerah, pendapatan daerah dari berbagai sektor dan potensi.

“Kita harus mendefinisikan dulu manfaat apa yang ingin diberikan kepada masyarakat, baru kemudian mencari teknologi yang relevan,” terangnya.

Pemilihan Kabupaten/Kota untuk mengikuti kegiatan ini dilakukan melalui seleksi dengan melihat berbagai parameter, seperti kondisi keuangan daerah dan komitmen kepala daerah. Selain itu silohat juga peringkat dan status kinerja penyelenggara pemerintah daerah berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, termasuk pula indikator indeks Kota Hijau yang diterbitkan Kementerian PUPR.

Usai penandatangan ini, tambah Rudiantara, daerah akan mendapatkan pendampingan guna menyusun masterplan. Masterplan tersebut berupa rencana pembangunan smart city jangka menengah dan panjang pada masing-masing Kabupaten/Kota dalam 5-10 tahun ke depan.

Sementara Wabup Said usai penandatanganan menyatakan bahwa Boyolali telah melakukan banyak langkah menuju Kota Cerdas. Program ini menjadi salah satu visi dan misinya bersama Bupati Boyolali, Seno Samodro yang menjadikan Boyolali sebagai green city, smart city dan water city.

"Boyolali dalam satu langkah-langkah kemajuan dalam rangka persiapan menuju Boyolali smart city. Apa yang dilakukan sudah sesuai apa yang dilakukan dalam rangka bergerak menuju Boyolali smart city," terang Wabup yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boyolali, Abdul Rahman. (mjk/dst)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız en iyi leke kremi markası chat odaları