Berita Kebutuhan Hidup Pengungsi Merapi Aman dan Tercukupi



Posted on: 03 Jun 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Erupsi Gunung Merapi pada Jumat (1/6) pagi membuat sejumlah warga di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III di wilayah Boyolali mengungsi. Begitu halnya warga Desa Tlogolele yang mengungsi di tempat penampungan pengungsi sementara (TPPS) yang berjarak tujuh kilometer dari Dukuh Stabelan yang merupakan pemukiman terdekat dengan kawasan puncak Merapi. Pengungsi masih bertahan hingga Minggu (3/6) pagi dan terlihat di TPPS yang kebanyakan kaum lansia, para wanita dan anak-anak. Sementara jika hari sudah pagi kaum pria kembali pulang ke rumah mengurus ternak dan bertani.

Dengan adanya pengungsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dikoordinir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membuat pos yang akan mengawasi dan bertanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi seperti pangan, kesehatan.

Kecukupan kebutuhan pengungsi juga diungkapkan salah satu warga, Suwarni. Perempuan warga Dukuh Stabelan tersebut sudah mengungsi sejak erupsi pada Jumat pagi dan masih bertahan hingga saat ini bersama dengan anggota keluarganya.

“Selama di pengungsian kebutuhan tercukupi. Anak-anak tadi sudah diberi sarapan dan makanan snack. Selain konsumsi, kebutuhan air dan untuk MCK juga sudah ada,” terangnya.

Adanya aktivitas pengungsi, mengundang kepedulian berbagai pihak dengan membawa bantuan berdatangan baik dari pemerintah maupun organisasi. Seperti yang diserahkan dari keluarga besar PDI Perjuangan Boyolali yang menyerahkan tikar, selimut, logistik lainnya. Bantuan diserahkan di posko Kecamatan Selo, balai desa Jrakah, Klakah dan TPPS Desa Tlogolele. Rombongan ipimpin S. Paryanto yang juga Ketua DPRD Boyolali menyatakan bahwa kunjungannya se;ain meberikan bantuan juga menjalin komunikasi dan melihat langsung kondisi di lapangan.

Pihaknya menyatakan bahwa Pemkab Boyolali menyatakan kesiapannya dengan adanya erupsi Merapi kali ini.

“Tidak hanya siap, dari sisi anggaran dan koordinasi BPBD di bawah satu komando. Dari sisi anggaran sudah dipersiapkan jadi tidak menjadi persoalan. Dan kita memberikan dukungan legal formal selaku wakil rakyat,” terang Paryanto.

Satu hal yang akan segera diwujudkan yakni pembangunan dapur umum yang saat ini masih menumpang di rumah salah satu warga setempat.

“Kami sangat tergugah untuk bisa kita lihat di lapangan langsung. Setelah kami komunikasikan dengan Kades, di sebelah TPPS ada lahan jadi nanti kita insha Allah akan kita dukung untuk dibuatkan dapur umum untuk mengantisipasi,” imbuh Paryanto.

Sementara Kepala Desa Tologolele, Widodo menyampaikan kondisi warganya sudah tenang.

“Kondisi terakhir warga yang mengungsi sudah tenang, kondusif dan anak-anak tidak ada yang panik. Untuk kebutuhan sudah bisa mencukupi meskipun dasar dan seadanya,” terangnya.

Pihaknya juga mengimbau agar warganya tetap waspada dan tidak usah panik.

“Waspada dan terus berjaga-jaga. Karena letusan ini bukan awan panas. Setiap ada hembusan di malam hari warga saya minta bergerak ke TPPS,” tandasnya (mjk/dst)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız en iyi leke kremi markası chat odaları