Berita Karang Taruna Perum BSP I Kembangkan Sayuran Hidroponik



Posted on: 15 Apr 2019 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Melihat prospek pasar yang cukup tinggi, sementara pelaku usaha sayuran hidroponik masih terbatas, Karang Taruna Perumahan Bumi Singkil Permai I, Desa Karanggeneng; Kecamatan/Kabupaten Boyolali tertantang untuk mengembangkan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan bukan media tanah seperti pada umumnya. Diawali pada Desember tahun lalu dengan memanfaatkan dana bantuan sebesar Rp 20 juta diawali dengan membuat empat set instalasi, pegadaan bibit dan nutrisi. Berbagai jenis tanaman dengan akar serabut seperti jenis sayuran diantaranya kangkung, sawi, selada, bayam.

Koordinator Bidang KWU Karang Taruna, Irawan Satmoko mengatakan program ini merupakan salah satu program produktif kelompoknya serta menghasilkan pendapatan. Dengan memanfaatkan lahan nganggur di wilayahnya, para pemuda melakukan uji coba pada instalasi ukuran 1 x 3 meter dan saat ini sudah mampu dipanen dan dipasarkan. Pihaknya memanfaatkan lahan sabuk hijau menjadi area produktif untuk sayur dan buah diharapkan warga mampu berswadaya sayur kemudian hari.

“Program ini berawal dari kegiatan sedekah sampah, kita kembangkan ke wirausaha yang lain salah satunya hidroponik. Kita memanfaatkan potensi melihat kebutuhan pasar yang cukup tinggi, sementara pelaku usaha sayuran hidroponik masih terbatas,” terang Iwan panggilan akrab Irawan di lokasi pengembangan hidroponik di kampungnya pada Senin (15/4).

Pihaknya juga memanfaatkan sampah bekas yang digunakan dan diberdayakan. Untuk hidroponik ini ke depan akan memanfaatkan barang bekas pembuatan instalasinya sehingga menghemat pengeluaran untuk membuat instalasi dibanding bahan baru.

Disinggung mengenai kualitas sayuran produksinya, Irawan menjelaskan sayuran hidroponik jauh lebih awet dan lebih enak. Karena sayuran hidroponik pemasarannya bukan di pasar umum tapi menjangkau swalayan dan restoran.

“Kualitas sayuran hidroponik setelah panen mampu bertahan sampai lima hari jika direndam air dan tidak disimpan di lemari pendingin. Sayuran terasa lebih renyah, lebih sehat karena tanpa pestisida dan menurut saya lebih enak,” jelasnya.

Untuk pembeli, pihaknya melayani pesan dimuka (pre order) dengan media sosial instragram pada akun hidroponik_boyolali. Selama dua kali panen kangkung selalu ludes dibeli dengan harga Rp 3 ribu per ikat atau sekitar 300 gram selama masa promo, sementara untuk harga normal mencapai Rp 5 ribu.

Sebagai informasi pihaknya juga melayani pelatihan dalam mengembangkan hidroponik. Selain itu pula melayani pembuatan instalasi dan menyediakan bibit. (mjk/dst)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız en iyi leke kremi markası chat odaları